INSTAGRAM
Instagram merupakan
salah satu media sosial populer di dunia,termasuk Indonesia yang memiliki berjuta anggota dari beragam tipe akun media sosial. Awal kehadiran Instagram dirintis sebagai aplikasi berbasis iOS, yang kemudian justru dipopulerkan dan dibesarkan namanya oleh para pengguna Android.
Definisi Instagram
Saking
populernya Instagram sebagai sebuah media sosial, banyak orang yang tak tahu
arti sebenarnya dari pemakaian kata tersebut. Disusun dari dua kata, yaitu “Insta”
dan “Gram”. Arti dari kata pertama diambil dari istilah “Instan” atau serba
cepat/mudah. Namun dalam sejarah penggunaan kamera foto, istilah “Instan”
merupakan sebutan lain dari kamera Polaroid. Yaitu jenis kamera yang bisa
langsung mencetak foto beberapa saat setelah membidik objek. Sedangkan kata
“Gram” diambil dari “Telegram” yang maknanya dikaitkan sebagai media pengirim
informasi yang sangat cepat.
Dari
penggunaan dua kata tersebut, kita jadi semakin memahami arti dan fungsi
sebenarnya dari Instagram. Yaitu sebagai media untuk membuat foto dan
mengirimkannya dalam waktu yang sangat cepat. Tujuan tersebut sangat
dimungkinkan oleh teknologi internet yang menjadi basis aktivitas dari media
sosial ini.
Keistimewaan
Instagram
Kalau
hanya untuk membuat foto dan mengirimkannya dalam waktu cepat, bukankah banyak
media sosial lain yang menawarkan konsep serupa? Nah, dari pertanyaan tersebut,
Instagram sebenarnya telah menjawabnya melalui serangkaian fitur dari
aplikasinya. Mulai dari pemakaian filter hingga optimalisasi hashtag untuk
mengelompokkan tema foto.
Kalau
ingin membuktikan lebih dalam tentang keistimewaan Instagram, bisa kita ulik
lagi dari seluk beluk aplikasi ini. Pada dasarnya, media sosial ini sebetulnya
merupakan aplikasi yang memang sangat dikhususkan untuk para penikmat dan
praktisi fotografi. Jadi, dari fungsi tersebutlah bisa diperoleh sejumlah
manfaat yang bisa menciptakan hasil-hasil optimal.
Optimalisasi
Pemakaian Instagram
Kecenderungan
orang yang latah dalam menggunakan media sosial ialah asal membuat akun namun
memperlakukannya sama seperti kebanyakan media sosial lain. Jadi, misalnya ia
sudah terbiasa bermain Facebook, maka ia secara tak sadar menggunakan media
lain seperti Instagram dengan kebiasaan serupa.
Kalau
persoalannya adalah media sosial sebagai alat narsis, hampir setiap orang, baik
sadar maupun tak sadar berulang kali mempraktikkannya. Justru dengan sejumlah
keistimewaan yang telah disediakan oleh aplikasi seperti Instagram itulah,
setiap pengguna bisa memanfaatkannya untuk tujuan tertentu.
Media Promosi
Semakin
banyak orang yang menyadari bahwa Instagram merupakan alat promosi yang sangat
ampuh. Kecenderungan para pengguna internet ialah lebih tertarik pada bahasa
visual. Nah, dibandingkan dengan media sosial lainnya, Instagram lebih
memaksimalkan fiturnya untuk komunikasi melalui gambar atau foto. Ketika bahasa
visual mendominasi dunia internet, dari situlah para pelaku bisnis bisa
memanfaatkan peluang yang terhampar di depan mata.
Gaya-gaya
promosi dengan Instagram pun sangat unik dan variatif. Kadang, kita bisa
menikmati rangkaian foto yang dibuat secara estetis dan sangat menarik
perhatian. Penerapan promosi pun bisa diterapkan, misalnya dengan
menyelenggarakan sebuah kompetisi khusus bagi para penggemar fotografi. Hanya berbekal
gadget dan aplikasi Instagram, maka berbagai karya foto pun bisa dihasilkan dan
seolah-olah seperti karya para fotografer profesional.
Fenomena lainnya yang sangat menarik dari
Instagram adalah bagaimana kebanyakan orang tertarik untuk mempopulerkan akun
mereka. Tujuannya adalah memperoleh jumlah follower sebanyak-banyaknya.
Metode ini sebenarnya sama persis dengan Twitter yang menghasilkan banyak Selebtwit di Indonesia. Begitu
pula dengan dunia Instagram yang melahirkan sejumlah Seleb dengan
ribuan bahkan jutaan follower.
Ketika seseorang sudah punya banyak follower,
secara otomatis ia punya reputasi sehingga menarik minat dari sejumlah vendor
untuk memasang iklan di akun Instagram mereka. Itulah yang disebut sebagai buzzer yang mampu mendulang banyak
keuntungan yang berawal dari hobi postingan di Instagram atau media sosial
lainnya.
Namun untuk membuat sebuah akun Instagram
dengan tujuan-tujuan tersebut harulah memiliki kemampuan komunikasi yang cukup
bagus. Setidaknya, seorang pemilik akun mampu menghasilkan foto berkualitas
dengan gaya kemasan yang unik dan berkarakter. Jadi bukan asal-asalan membuat
akun Instagram dan menyebar spam alias
promosi dengan cara meninggalkan jejak komentar di sembarang akun Instagram
lainnya.
Mksih,brmanfaat
BalasHapus